Indikator
  • Undercontruction

Terduga Teroris Urangagung Memiliki Identitas Ganda

Home / Peristiwa - Nasional / Terduga Teroris Urangagung Memiliki Identitas Ganda
Terduga Teroris Urangagung Memiliki Identitas Ganda ILUSTRASI: Terorisme. (Desain: Ofik/TIMES Indonesia)

TIMESSIDOARJO, SIDOARJOTerduga teroris yang diamankan oleh tim Densus 88 Mabes Polri diketahui memiliki identitas ganda. BR salah satu terduga teroris yang diamankan pada Senin (14/5/2018) itu, memiliki Identitas KTP ganda yakni Cirebon Kabupaten Bekasi dan Tanggerang, Kabupaten Tanggerang.

Hal tersebut diungkapkan Ketua RT 2 Kelurahan Urangagung, Winarno, tempat keempat terduga teroris tersebut tinggal.

"Kami sempat menaruh curiga kepada penghuni rumah kontrakan yang bernama Ny Bety Rinawati, hal itu karena yang berdangkutan memiliki dua identitas KTP dengan alamat berbeda," kata Winarno, Rabu (16/5/2018).

Lebih jauh Winarno menceritakan, jika kecurigaannya itu bermula dari identitas berupa foto copy Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang diserahkan pada tahun 2014 dan 2016 lalu. 

"Identitas KTP yang diserahkan pada tahun 2014 itu merupakan pertama kali dia menempati kontrakan beserta saudaranya," katanya.

KTP waktu diserahkan pertama kali katanya, alamatnya Cirebon. "Saat itu kontrakan tersebut dihuni yang bersangkutan (Bety) dengan saudaranya dari Cirebon," ungkapnya.

Winarno menambahkan jika hanya setahun keluarga Bety tinggal dikontrakan tersebut, keluarga Betty akhirnya memutuskan kembali ke Cirebon, Betty tetap tinggal sendiri di kontrakan itu.

Tak selang berapa lama rumah kontrakan yang dihuni Betty direnovasi oleh pemilik kontrakan yakni Tamsiah dan Buadi. Karena rumah kontrakan direnovasi Ny Betty dipindahkan sementara ke rumah yang satunya, daerah wilayah Candi, Sidoarjo.

"Setelah renovasi selesai itu, Ny Bety kemudian dipindahkan kembali ke kontrakan ini ( Urangagung red), dikontrakan Betty tak tinggal sendiri  lagi tapi bersama temannya Ny Damayanti pada tahun 2016. Saat pindah kembali menempati kontrakan lama dia (Betty red) kemudian menyetor kembali KTP,  tetapi alamatnya Tanggerang bukan lagi Cirebon. 

Saat menyerahkan KTP itu saya sempat tanya, kok alamatnya berbeda, jawabnya Ny Betty karena sudah pindah dari Cirebon ke Tanggerang," papar Winarno.

Saat ditanya terkait data siapa yang diamankan petugas densus 88 dari rumah kontrakan tersebut, Winarno menjelaskan jika dari data yang dia punya mereka yang diamankan yakni Agus Widodo, Ny Damayanti (34), Bety Rinawati (38) dan Ilham.

"Dari empat orang yang diamankan Senin (14//5/2018), hanya Ny Betty dan Damayanti yang menyerahkan atau identitasnya (KTP red) saya punya," terangnya.

Ny Damayanti itu tambahnya, identitasnya asal Nganjuk. "Sedangkan, dua orang laki laki yang diamankan tidak pernah menyetorkan identitas. Agus Widodo itu suaminya Damayanti, kalau Ilham saya tidak tau dia siapa dan dari mana," pungkasnya.(*)

Berita Terkait

Komentar

Top
Tim.my.id Wawanita.com satriamedia.com