Dorong Sertifikasi Halal, PCINU Jepang Teken MoU dengan JPI

Home / Berita / Dorong Sertifikasi Halal, PCINU Jepang Teken MoU dengan JPI
Dorong Sertifikasi Halal, PCINU Jepang Teken MoU dengan JPI PCINU Jepang Teken MoU dengan JPI. (FOTO: Istimewa)

TIMESSIDOARJO, TOKYOPCINU Jepang menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) atau kesepakatan bersama dengan Japan-Indonesia Economic Halal Consultant Management (JPI) dalam bidang sertifikasi halal di Jepang, Sabtu (7/12/2019).

Kerjasama ini sangat penting, karena kebutuhan akan produk halal di Jepang semakin berkembang. Terutama karena semakin meningkatnya jumlah masyarakat muslim di Jepang.

Ikhsan Abdullah, Direktur Indonesia Halal Watch yang hadir dalam penandatanganan MoU tersebut mengharapkan kerjasama ini akan meningkatkan perkembangan ekonomi syariah di Jepang terutama dalam masalah kehalalan produk.

144bf24c004ce153b7ab5bc7cbf30b1a.jpg

“Semakin meningkatkan ketersediaan dan keterjangkauan makanan halal bagi masyarakat muslim di Jepang terutama mendukung Pemerintah Jepang menyambut olimpiade dan meningkatkan halal tourism”, ujarnya.

Penandatanganan kesepakatan bersama tersebut dilakukan oleh Ketua Tanfidziyah PCINU Jepang, Dr. Eng. Miftakhul Huda dan Vice President JPI, Mr. Eric Liu yang disaksikan oleh Sekretaris Indonesian Halal Watch, Raihani Keumala, S.H., Ketua Syuriah PCINU Jepang, Kyai Abdul Aziz  dan Ketua Lazisnu Jepang, Muhammad Anwar, S.H. serta Ketua Midori Tokyo Tech, Muhammad Azis.

Miftakhul Huda, Ketua Tanfidziyah PCINU Jepang mengharapkan dengan adanya kerjasama ini Nahdliyin di Jepang bisa turut serta menyebarkan dakwah islam rahmatal lil'alamin sekaligus berkontribusi bagi masyarakat Jepang meningkatkan ekonomi dan industrinya terutama ekspor ke negara muslim yang memerlukan makanan halal.

Acara penandatanganan MoU ini diawali dengan sosialisasi dan penjelasan UU Jaminan Produk Halal UU No. 33 Tahun 2014 oleh Ikhsan Abdullah yang juga Wakil Ketua Komisi Hukum dan Perundangan MUI.

e7c3947984a1aeb76012f30a1f82b9c4.jpg

"Kehalalan suatu produk tidak hanya meliputi makanan  minuman saja, tapi juga kosmetik dan obat, bahan kimia, produk biologi, dan sebagainya. Air putih juga kalau proses penjernihannya memakai bahan haram menjadi tidak halal jadinya," pungkasnya.

Acara penandatanganan MoU sertifikasi halal yang dipandu oleh Ketua LTN NU Jepang, Wahyu Purnomo ini, diselenggarakan di Masjid Nusantara Akihabara Tokyo. PCINU Jepang rutin mengadakan tahlil yasin  sholawatan dan seminar untuk semua kalangan di Masjid ini tiap Sabtu malam Ahad.(*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com