Menimati Lagi Keu Ladu, Jajanan Tempo Dulu Saat Lebaran

Home / Berita / Menimati Lagi Keu Ladu, Jajanan Tempo Dulu Saat Lebaran
Menimati Lagi Keu Ladu, Jajanan Tempo Dulu Saat Lebaran Ladu, jajanan tradisional yang selalu tersaji saat lebaran tiba. (FOTO: Muhammad Dhani Rahman/TIMES Indonesia)
Fokus Berita

TIMESSIDOARJO, BATU – Lebaran bersama keluarga adalah waktu yang tepat untuk menghabiskan Kue Ladu, jajanan tempo dulu yang hingga kini masih bisa kita temui di rumah-rumah warga Kota Batu, Jawa Timur Indonesia.

Biasanya jajanan yang memiliki bentuk menggelembung yang khas ini disajikan dalam sebuah toples. Jika dinikmati beramai-ramai semakin menambah kehangatan merayakan kemenangan di hari yang fitri. 

Setiap Lebaran jajanan tradisional ini selalu dicari. Rasanya ada yang kurang lengkap, jika diantara sajian kue lebaran tidak ada Kue Ladu yang biasanya dipadukan dengan Kue Semprong (sebuah kue yang bentuknya seperti pipa).

Ladu-a.jpg

“Kalau digigit rasanya pecah, dulu orang tua kita selalu membuat kue Ladu ini menjelang puasa, waktu orang tua meninggal dunia, saya lebih suka membeli, daripada membuat sendiri,” ujar warga Bumiaji, Ismiati. 

Ismiati tidak tahu sejak kapan jajanan ini ada, karena sudah turun temurun jajanan ini menjadi cemilan Hari Raya. 

“Selain di kampung saya pernah menemukan jajanan yang sama di Mojokerto, memang jajanan kuno ini,“ ujarnya. Karena itu setiap hari raya Idul Fitri, ia selalu menyiapkan Ladu untuk dimakan bersama-sama.

Ladu-b.jpg

Salah satu pembuat jajanan Ladu di Kota Batu adalah Sumani, warga Dusun Kandangan, Desa Gunungsari, Kecamatan Batu. “Alhamdulillah, Ramadhan kayak begini, banyak yang pesan kue Ladu,“ ujar Sumani. 

Resep yang digunakan merupakan turun- temurun dari nenek buyutnya, dan pembuatannya juga masih menggunakan cara tradisional. Setiap Lebaran camilan Ladu selalu ada di Desa Gunungsari. Namun dari waktu ke waktu pembuat Ladu semakin sedikit. 

Membuat Ladu, hanya membutuhkan bahan pokok beras ketan dan gula serta bumbu. Peralatan yang digunakan pun menggunakan alat tradisional. Proses pembuatan Ladu berawal dengan menanak beras ketan hingga matang. 

Kemudian ketan yang matang dijemur dan dihaluskan dengan menggunakan lumpang. Setelah halus, ketan tersebut diberi gula serta bumbu untuk kemudian diblender serta dipotong kecil-kecil.

Begitu cara membuat Kue Ladu, jajanan tempo dulu yang selalu ada saat Lebaran bersama keluarga. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com