Kementerian PUPR RI: Tol Padang–Sicincin Ditargetkan Beroperasi Desember 2021

Home / Berita / Kementerian PUPR RI: Tol Padang–Sicincin Ditargetkan Beroperasi Desember 2021
Kementerian PUPR RI: Tol Padang–Sicincin Ditargetkan Beroperasi Desember 2021 Pembangunan Tol Padang–Sicincin dimulai pada Februari 2018 dan ditargetkan selesai serta beroperasi pada Desember 2021. (FOTO: Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR RI)

TIMESSIDOARJO, JAKARTA – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kementerian PUPR RI) tengah melaksanakan pembangunan Tol Sirip Pekanbaru-Padang pada Tol Padang–Sicincin sepanjang 30,4 km yang merupakan bagian dari Jalan Tol Trans Sumatera. Pembangunan tol ini akan meningkatkan konektivitas antara Provinsi Riau dengan Sumatera Barat.

Menurut Menteri PUPR RI Basuki Hadimuljono, pembangunan tol ini diharapkan dapat meningkatkan perekonomian khususnya pertanian, industri dan pariwisata. “Kehadiran jalan tol ini diharapkan dapat menjadi salah satu solusi mengatasi kepadatan lalu lintas terutama arus komoditas,” ujar Menteri Basuki, Selasa (7/7/2020).

Tol-PadangSicincin-2.jpg

Pembangunan Tol Padang–Sicincin dimulai pada Februari 2018 dan ditargetkan selesai serta beroperasi pada Desember 2021. Saat ini progres fisik Tol Padang – Sicincin mencapai 20,49%.

“Cepat lambatnya pembangunan jalan tol ini semua tergantung pada tahapan pembebasan lahan berupa ganti untung pembebasan lahan. Konstruksi bisa lebih cepat bila lahan tersedia, dengan begitu program kerja bisa dilaksanakan sebaik–baiknya demi kesejahteraan masyarakat,” tambah Menteri Basuki.

Jalan Tol Pekanbaru–Padang sendiri mempunyai panjang total 254 km dan terbagi menjadi enam seksi, yaitu Seksi I Padang–Sicincin, Seksi II Sicincin–Bukittinggi, seksi II Bukittinggi–Payakumbuh, Seksi IV Payakumbuh–Pangkalan, seksi V Pangkalan–Bangkinang dan seksi VI Bangkinang–Pekanbaru. Secara keseluruhan ruas Tol Pekanbaru–Padang akan ditargetkan beroperasi pada tahun 2025.

Tol-PadangSicincin-3.jpg

Dari sisi Pekanbaru telah dimulai pembangunan ruas Tol Pekanbaru–Bangkinang sepanjang 40 km dengan progres fisik saat ini mencapai 20%.

Pembangunan Jalan Tol Pekanbaru–Padang dilaksanakan oleh PT Hutama Karya dengan nilai investasi Rp 78 triliun melalui Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol yang ditandatangani pada tanggal 11 Oktober 2017. Kehadiran Tol Pekanbaru–Padang ini diharapkan bisa memangkas waktu tempuh yang semula menghabiskan 9 jam menjadi 3–4 jam.

Tol Pekanbaru–Padang merupakan bagian dari Tol Trans Sumatera sepanjang 2.878 km terdiri dari koridor utama dan pendukung yang membentang dari Lampung hingga Aceh sebagai koridor utama beserta jalan pendukung (sirip). Kehadiran tol ini diharapkan mampu berdampak pada pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya di sektor pariwisata, migas dan pertanian/perkebunan.

Tol-PadangSicincin-4.jpg

Saat ini jalan Tol Trans Sumatera yang dibangun Kementerian PUPR RI sudah beroperasi sepanjang sepanjang 467,6 km. Ruas yang sudah operasional tersebut yakni Bakauheni–Terbanggi Besar 141 km, Terbanggi Besar–Pematang Panggang–Kayu Agung sepanjang 189 km, Palembang–Indralaya 22 km, Medan–Binjai 10,46 km, Medan–Kualanamu–Tebing Tinggi 62,2 km dan Belawan–Medan–Tanjung Morawa 43 km, sedangkan ruas Pekanbaru–Dumai sejauh 131 km siap diresmikan dalam waktu dekat. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com