Tangan-Kaki Membesar karena Asam Urat Akut, Nusron Butuh Bantuan Dermawan

Home / Berita / Tangan-Kaki Membesar karena Asam Urat Akut, Nusron Butuh Bantuan Dermawan
Tangan-Kaki Membesar karena Asam Urat Akut, Nusron Butuh Bantuan Dermawan Nasron saat dikunjungi Kapolres Probolinggo, AKBP Fadly Samad (FOTO: Dicko W/TIMES Indonesia)

TIMESSIDOARJO, PROBOLINGGO – Semakin lama, tangan dan kaki Nasron Azizah, yang menderita asam urat akut, kian membesar. Pria 29 tahun warga Desa Seneng, Kecamatn Krucil, Kabupaten Probolinggo Jawa Timur, ini tak bisa beraktivitas apapun. Ia hanya terbaring dan bisa duduk di dalam rumahnya.

Saat Times Indonesia bertandang ke rumahnya bersama rombongan dari Polres Probolinggo, Nasron hanya bisa duduk di kursi ruang tamu rumahnya.

Nasron yang tinggal bersama kakek dan neneknya yang sudah lanjut usia hanya bisa pasrah dengan kedua tangannya yang membesar dan berisi nanah. Kondisi yang sama juga terjadi di kedua kakinya.

Dari keterangan keluarganya, ayah Nasron, sudah cerai dengan ibunya beberapa tahun lalu. Sedangkan sang ibunya, telah meninggal saat melahirkan adik dari Nasron (putra keduanya) lima tahun silam.

Nasron, mengidap penyakit akut ini sudah 12 tahun lamanya, sejak ia berusia 17 tahun. Saat itu, Nasron memilih tak melanjutkan belajarnya di salah satu pondok pesatren. Ia tidak sekolah karena ia merasa terganggu dengan penyakitnya. Selain minder, Nasron kerap merasakan nyeri dan sakit ketika berjalan dan duduk lama.

nusron167MYP.jpg

Nasron bahkan harus disuapi oleh neneknya, karena ia tak bisa pegang sendok makan.

“Pernah berobat ke Puskesmas dan rumah sakit di Kraksaan. Tapi tidak ada hasilnya. Tangan dan kaki tambah lama semakin membesar, kata dokter penyakit asam urat akut," ungkap Nur Kholilah, kakak sepupu Nasron, yang tinggalnya tak jauh dari rumah Nasron. "Saya tidak mengerti penyakit yang diidap adik saya ini. semoga masih diberikan kesembuhan, dan ada yang peduli terhadap adik saya,” ucapnya.

Dia pun berharap ada bantuan yang bisa meringankan beban Nasron. "Harapan saya, semoga ada yang peduli pada adik saya ini. Kakek sudah pikun, nenek sudah tidak produktif, sedangkan kondisi ekonomi saya juga kekurangan," ucapnya.

Dari hasil pemeriksaan tim Dokkes Polres Probolinggo, Nasron mengalami asam urat tinggi tanpa ada pengobatan rutin. Nasron, dianjurkan untuk menjalani pengobatan rutin.

"Dengan kondisinya yang seperti ini, kami akan melakukan tindakan medis. Kami akan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo, untuk membuatkan rujukan ke rumah sakit. Secepat mungkin Nasron, akan dilakukan pengobatan rutin di RSUD Waluyo Jati Kraksaan. Kita akan koordinasi juga dengan dokter ahli kulit  dan dokter ahli penyakit dalam,” tutur Kapolres Probolinggo AKBP Fadly Samad, saat menjenguk Nasron.

Selebihnya kata Kapolres, pihaknya juga akan membantu pengobatan untuk Nasron, ke Surabaya. 
Namun,pihak Polres masih menunggu hasil dari diagnosa dari RSUD Waluyo Jati Kraksaan.

”Kita tunggu dulu hasilnya seperti apa. Kalau memang butuh ke Surabaya, nanti akami akan lakukan pengobatan di rumah sakit Surabaya,” ucap Kapolres. (*)

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com