Bali Safari and Marine Park Kenalkan Pigmy Hippo

Home / Wisata / Bali Safari and Marine Park Kenalkan Pigmy Hippo
Bali Safari and Marine Park Kenalkan Pigmy Hippo Seekor bayi kuda Nil yang lahir di Bali Safari and Marine Park. (Foto: Bali Safari and Marine Park)

TIMESSIDOARJO, DENPASARBali Safari and Marine Park kembali mengenalkan anggota baru, seekor bayi Kuda Nil atau Pygmy Hippo. Pygmy Hippo ini merupakan hasil perkawinan induk betina yang dinamakan Fitriani dan jantan Bono.

Pygmy Hypo yang kini berusia satu bulan, memiliki berat 15 kilogram, dan lahir pada 31 Juli 2019 lalu.  Pygmy Hippo ini menjadi bayi pertama di Bali Safari & Marine Park.

Asisten kurator Bali Safari and Marine Park, Drh I Kadek Kesuma Atmaja, mengatakan Pygmy Hippo ini saat ini berada di bawah perawatan langsung dari induknya. Pihak Bali Safari percaya proses alami dengan induknya ini menjadi salah satu pilihan yang terbaik.

kuda-nil-2.jpg

"Tim kami di Bali Safari Park hanya memantau kondisi mereka dan mencatat rutinitas harian mereka seperti menyusui bayi, buang air besar, buang air kecil, dan aktivitas biologis lainnya. Selain itu, kami juga memasang CCTV untuk memantau aktivitas mereka di malam hari. Ini akan dilakukan sampai bayi menjadi lebih mandiri dan mulai makan makanan padat," kata Kesuma dalam keterangan pers.

Ia menyampaikan induk Pygmy Hippo juga di bawah pengawasan. Pihak Bali Safari and Marine Park juga selalu memastikan ibu makan dengan baik dan memberi bayinya cukup ASI.

"Kami sangat senang menyambut dan mengumumkan kelahiran Pygmy Hippo jantan kami. Kami berencana untuk merayakan momen ini dengan masyarakat dengan mengadakan kompetisi pemberian nama untuk Pygmy Hippo yang baru lahir yang kami cintai," tambahnya.

Sebagai informasi, Pygmy Hippo (Choeropsis liberiensis), adalah sepupu yang lebih kecil dari Hippopotamus yang berasal dari Afrika Barat. Mereka hanya setengah tinggi dari Hippopotamus dan beratnya kurang dari ¼ dari Hippopotamus ukuran penuh. Kuda nil Pygmy terutama nokturnal, tertutup, dan relatif menyendiri.

Mereka hidup secara individu atau berpasangan, dengan jantan berkeliaran di antara tambalan yang dihuni oleh wanita soliter. Tidak seperti banyak hewan liar lainnya, mereka tidak agresif ketika bertemu, cenderung mengabaikan satu sama lain. Namun, mereka bisa sangat teritorial saat mempertahankan kandang mereka.

Untuk menandai jalur melalui hutan hujan, mereka menyebarkan kotoran sambil mengibas-ngibaskan ekor mereka saat buang air besar. Periode kehamilan untuk Pygmy Hippos adalah sekitar 190 - 210 hari (6 hingga 7 bulan).

Di alam liar, mereka tetap bersama induknya sampai disapih, bersembunyi di dekat air ketika sang ibu pergi mencari makan. Penyapihan terjadi antara 6 - 8 bulan, mereka menjadi dewasa sekitar 5 tahun, umur yang akurat tidak diketahui, tetapi diyakini bahwa mereka hidup antara 30 - 50 tahun.

Pygmy Hippos digolongkan sebagai hewan herbivora, yang dapat makan hingga 20 - 25 kg per hari dan suka makan rumput, wortel, dan buah-buahan. Habitat alami mereka berada di daerah berhutan, menghabiskan sebagian besar waktu mereka di rawa-rawa dan dekat sungai dan sungai untuk menjaga kulit mereka tetap lembab.

Pygmy Hippos diklasifikasikan IUCN sebagai Daftar Merah Spesies yang Terancam Punah. Diperkirakan ada sekitar 2.000 kuda nil mini yang tersisa di alam, dengan jumlah menurun karena habitat mereka dihancurkan dan mereka terus diburu untuk mendapatkan daging hewan buruan.

Ancaman utama yang dihadapi oleh Kuda nil mini adalah hilangnya habitat dan fragmentasi, karena hutan telah digunakan untuk penebangan, pertanian, perkebunan dan membangun permukiman. Mereka juga menghadapi ancaman dari perburuan daging mereka.

"Kuda nil mini dilindungi oleh hukum di semua negara tempat mereka berada dan juga tercantum dalam Lampiran II Konvensi Perdagangan Internasional Spesies Terancam Punah, yang berarti bahwa perdagangan di bagian mana pun dari hewan ini dibatasi," kata Kesuma.

Sebagian besar Pygmy Hippos hidup di kawasan lindung, dan semua negara di mana mereka tinggal telah mengembangkan strategi yang harus membantu melindungi kuda nil. Bali Safari and Marine Park juga memastikan akan membagikan informasi tenntang kemajuan dan pertumbuhan bayi Pygmy Hippo di saluran media sosial instagram @balisafari. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com